Ketua Dewan Serahkan Pataka Lambang Daerah pada Pj Bupati Tulungagung

0
39
Marsono menyerahkan pataka lambing daerah pada Pj Bupati Heru Suseno di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Sabtu (18/11).
Marsono menyerahkan pataka lambing daerah pada Pj Bupati Heru Suseno di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Sabtu (18/11).

DPRD TULUNGAGUNG – Prosesi bersih nagari memperingati Hari Jadi Kabupaten Tulungagung kembali digelar, Sabtu (18/11). Dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke- 818 tersebut Ketua DPRD Tulungagung, Marsono SSos, menyerahkan pataka lambang daerah Kabupaten Tulungagung pada Pj Bupati Tulungagung, Dr Ir Heru Suseno MT di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso setelah sebelumnya menerima panji lambang daerah itu dari perwakilan peserta kirab.

Marsono bersama istri saat menaiki kereta kencana
Marsono bersama istri saat menaiki kereta kencana

Marsono bersama istri dalam prosesi bersih nagari sempat mengendarai kereta kuda kencana dari tempat Upacara Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818 di Kantor Bupati Tulungagung menuju Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Iringan kereta kuda kencama bersama seluruh anggota Forkopimda Tulungagung ini dipimpin Pj Bupati Heru Suseno bersama istri.

Dua Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Drs H Asmungi dan Ahmad Baharudin SM ikut kirab dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818
Dua Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Drs H Asmungi dan Ahmad Baharudin SM ikut kirab dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818

Para Wakil Ketua DPRD Tulungagung dan anggota DPRD Tulungagung hadir juga dalam acara Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818 tersebut. Selain sebagian ASN Sekretariat DPRD Tulungagung. Mereka semua ikut memeriahkan prosesi Bersih Nagari.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tulungagung ke-818 kembali dimeriahkan dengan dua gunungan sesaji tumpeng raksasa, yakni Buceng Lanang dan Buceng Wadon. Buceng Lanang berisi beraneka makanan hasil bumi Tulungagung. Sedang Buceng Wadon terdapat sesaji berupa aneka buah-buahan.

Kedua tumpeng raksasa ini kemudian menjadi rebutan warga. Mereka  masih percaya makanan dan buah-buahan dari kedua tumpeng raksasa itu membawa berkah. Harapannya, dengan memakannya dalam setahun kedepan mendapat keselamatan dalam hidup dan murah rezeki.

Peringatan Hari Jadi Tulungagung selalu digelar pada tanggal 18 November. Penentuan hari ulang tahun ini mengacu pada Prasasti Lawadan yang terdapat di Desa Wates Kecamatan Campurdarat. Dalam prasasti itu tertulis Sukra Suklapaksa Mangga Siramasa, yang artinya Jumat Pahing 18 November 1205.