Komisi B Sepakat Salurkan Zakat ke Baznas Tulungagung

0
374
Komisi B DPRD Tulungagung saat melakukan audiensi dengan Baznas Tulungagung di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Rabu (1/2).
Komisi B DPRD Tulungagung saat melakukan audiensi dengan Baznas Tulungagung di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Rabu (1/2).

DPRD TULUNGAGUNG – Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Tulungagung sepakat untuk menyalurkan zakat mereka ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) saat melakukan audiensi dengan pengurus Baznas Tulungagung di Ruang Aspirasi kantor DPRD Tulungagung, Rabu (1/2).

            Plt Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Drs Ali Masrup, usai audiensi menyatakan sudah ada kesepakatan untuk menyalurkan zakat ke Baznas ketika pertemuan dengan pengurus Baznas Tulungagung. “Anggota dewan yang ikut audiensi tidak ada yang keberatan,” ujarnya.

Namun demikian, menurut koordinator Komisi B DPRD Tulungagung ini, hasil dari audiensi dengan Baznas Tulungagung tersebut akan dikoordinasikan terlebih dulu dengan Ketua DPRD Tulungagung. Terlebih yang ikut audiensi hanya pimpinan dan anggota Komisi B.

“Saya kira anggota dewan lainnya juga tidak akan keberatan, meski nanti harus dikoordinasikan dulu dengan ketua dewan,” tuturnya.

Ali Masrup selanjutnya membeberkan jika sesuai hitungan zakat sebesar 2,5 persen dari gaji pokok maka setiap anggota dewan dapat menyalurkan zakatnya setiap bulan ke Baznas sejumlah Rp 42.500 atau dibulatkan menjadi Rp 50.000. “Rencananya penyalurannya ke Baznas mulai bulan Maret depan,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Baznas Tulungagung, KH Samsul Umam, mengatakan hal yang sama. Ia senang karena ajakab agar anggota dewan dapat menyalurkan zakatnya ke Baznas mendapat tanggapan yang positif dari pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Tulungagung. “Mereka setuju dan akan menyosialisasikan pada teman-temannya (anggota dewan) yang lain,” sambungnya.

KH Samsul Umam menyebut selama ini zakat yang diterima Baznas dari lembaga DPRD Tulungagung terbilang minim. Setiap bulan kurang dari Rp 1 juta dan itu pun berasal dari ASN Sekretariat DPRD Tulungagung.

“Kalau nanti zakat anggota dewan juga disalurkan ke Baznas potensinya sebesar Rp 2,5 juta per bulan. Ini karena hitungan zakatnya 2,5 persen dari gaji pokok, sehingga setiap anggota dewan zakatnya Rp 50.000. Jadi tinggal kalikan 50 anggota dewan,” paparnya.

Selanjutnya, KH Samsul Umam menyatakan dengan dukungan dari DPRD Tulungagung, Baznas lebih optimis lagi untuk memaksimalkan penerimaan zakat dari lembaga lainnya di Kabupaten Tulungagung. “Dan untuk anggota dewan sendiri rencananya mulai menyalurkan zakatnya ke Baznas pada bulan depan,” ucapnya.