Pansus III Cabut Perda Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan

0
31
Pansus III yang dipimpin Adrianto saat membahas finalisasi dua ranperda di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Selasa (26/4).
Pansus III yang dipimpin Adrianto saat membahas finalisasi dua ranperda di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Selasa (26/4).

DPRD TULUNGAGUNG – Pansus III DPRD Tulungagung, Selasa (26/4), mencabut Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan. Pencabutan itu dilakukan saat pembahasan Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan bersama tim Asistensi Pembahas Ranperda Pemkab Tulungagung di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung.

Ketua Pansus III DPRD Tulungagung, Adrianto SPd, usai rapat pembahasan mengungkapkan pencabutan Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan karena adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat. “Pencabutan dilakukan karena perda tidaj berguna lagi setelah ada PP Nomor 5 dan Nomor 8 Tahun 2021 terkait perizinan yang pakai OSS,” ujarnya.

Pencabutan Perda Nomor 9 Tahun 2017 itu, lanjut dia, juga sekaligus mengubah judul Ranperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan menjadi Ranperda tentang Pencabutan Atas Perda Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Usaha Perindustrian dan Perdagangan.

Selain mencabut Perda Nomor 9 Tahun 2017, Pansus III pada hari ini, Selasa (26/4) juga membahas Ranperda tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 9 tahun 2012 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Tulungagung pada PDAM Tulungagung.

Menurut Adrianto, dalam pembahasan penyertaan modal pada PDAM Tulungagung tersebut telah disepakati untuk menambah penyertaan modal dari Pemkab Tulungagung ke PDAM Tulungagung sebesar Rp 6,58 miliar. “Penambahan penyertaan modal ini untuk program nasional urban water supply project (NUWSP) yang diterima dari pemerintah pusat,” bebernya.

Disebutkan Adrianto dalam program NUWSP akan dilalukan perbaikan dan penambahan jaringan pipa PDAM di enam wilayah, yakni di Kecamatan Kauman, Kecamatan Pagerwojo, Kecamatan Gondang, Kecamatan Karangrejo, Kecamatan Boyolangu dan Kecamatan Tulungagung.

“Dengan telah disetujuinya penambahan modal ke PDAM, pembahasan  Ranperda tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 9 tahun 2012 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Tulungagung pada PDAM Tulungagung juga telah usai,” paparnya.

Hadir dalam pembahasan kedua ranperda, tim Asistensi Pembahas Ranperda Pemkab Tulungagung dari OPD Pemkab Tulunggung terkait. Mereka dipimpin Asisten III Sekda Tulungagung, Dra Imroatul Mufidah MSi.