Ketua Dewan Tekankan Pemulihan Kawasan Hutan di Wilayah Selatan

0
3
Marsono memimpin audiensi dengan IKA UNAIR PC Tulungagung di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Kamis (4/7) siang.
Marsono memimpin audiensi dengan IKA UNAIR PC Tulungagung di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Kamis (4/7) siang.

DPRD TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Tulungagung, Marsono SSos, menekankan pentingnya pemulihan kawasan hutan di wilayah selatan Kabupaten Tulungagung. Pemulihan Kawasan hutan itu agar di wilayah tersebut kembali hijau dan tidak lagi tandus.

“Masyarakat diharapkan, dapat memulai upaya meningkatkan kesadaran dengan penggunaan pupuk organik serta pembuatan biopori pada lahan tandus untuk menyimpan air dan meningkatkan kualitas tanah,” ujar Marsono saat audiensi dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) PC Tulungagung di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Kamis (4/7) siang.

Ia juga mendukung pengurangan lahan pertanian jagung yang menjadi salah satu penyebab kerusakan hutan di wilayah selatan Tulungagung. Termasuk di Desa  Tenggarejo Kecamatan Tanggunggunung.

“Pembuatan biopori atau lubang air, mampu menjadi tempat penyimpanan humus tanah yang sangat penting untuk menjaga kelestarian dan kesuburan tanah. Hal ini juga dapat mengikat sedimen tanah dan mencegah terjadinya longsor,” paparnya.

Sebelumnya, Marsono mengapresiasi upaya penghijauan dan pembuatan sumur bor yang telah dilakukan oleh IKA UNAIR PC Tulungagung di Desa Tenggarejo. Disamping kegiatan pembekalan cara mengukur kesehatan tanah dan memperbanyak bahan probiotik pengurai pupuk organik guna mempercepat kesuburan tanah agar layak tanam sekaligus mengembalikan kesehatan tanah yang diakibatkan penggunaan pupuk kimia sintesis berlebih.

            Sementara itu, Dewan Penasihat IKA UNAIR PC Tulungagung, Didik Isdianto, dalam audiensi menandaskan komitmen IKA UNAIR untuk melakukan upaya reboisasi di Desa Tenggarejo. Termasuk memberikan pendampingan kepada masyarakat guna membangun kesadaran tentang pentingnya mengembalikan kawasan tersebut menjadi hijau kembali.

“Mengembalikan hutan yang hijau sangat penting dan perlu segera dilakukan, mengingat air merupakan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Hutan yang menjadi tandus juga akan menimbulkan bencana bagi warga sekitar,” tuturnya.

Hadir pula dalam audiensi ini, di antaranya Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Drs Ali Masrup dan Ketua Komisi B DPRD Tulungagung, Susilowati SE. Selain juga sejumlah warga Desa Tenggarejo.

Warga Tenggarejo mengaku prihatin dengan keadaan lahan kritis di wilayah tempat tinggalnya. Utamanya, di Geosite Goa Tenggar. Padahal daerah tersebut dulunya merupakan kawasan hijau.