Ketua Dewan Minta OPD Bersinergi Program

0
144
Marsono saat menyampaikan materi dan arahan dalam forum lintas perangkat daerah RKPD Kabupaten Tulungagung di Ruang Prajamukti Kantor Bupati Tulungagung, Kamis (25/2).
Marsono saat menyampaikan materi dan arahan dalam forum lintas perangkat daerah RKPD Kabupaten Tulungagung di Ruang Prajamukti Kantor Bupati Tulungagung, Kamis (25/2).

DPRD TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Tulungagung, Marsono SSos, meminta semua OPD di lingkup Pemkab Tulungagung untuk membangun sinergitas yang komprehensif agar tujuan pembangunan Kabupaten Tulungagung dapat tercapai. Terlebih saat ini sudah memasuki tahap-tahap akhir RPJMD tahun 2018-2023.

Permintaan ini disampaikan Marsono saat memberi materi dan arahan dalam forum lintas perangkat daerah dalam rangka rencana kerja perangkat daerah (RKPD) Kabupaten Tulungagung yang berlangsung di Ruang Prajamukti Kantor Bupati Tulungagung, Kamis (25/2).

“Menurut kami sebaiknya langkah-langkah membangun sinergitas yang komprehensif antar OPD harus diupayakan dengan serius agar tercapai pembangunan yang telah direncanakan,” ujarnya.

Menurut Marsono mensinergikan program-program pemerintah di setiap satuan kerja perangkat daerah menjadi sangat penting dan mutlak untuk segera dilakukan. Ia mencontohkan sinergitas OPD terkait penanaman tanaman tegakan seperti kopi atau cengkeh di wilayah yang rawan banjir.

“Yang kami maksud dengan sinergitas di sini untuk tanaman kopi, seperti Dinas Lingkungan Hidup punya peran di tanaman kaliandra misalnya, kemudian Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan membantu ternak.Di sini ada sinergi antara Dinas Lingkunga Hidup, Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan. Inilah yang kami maksud dengan sinergitas OPD dan ini perlu dilakukan untuk percepatan dalam membangun ekonomi Kabupaten Tulungagung,” paparnya.

Usai acara, Marsono kembali mengingatkan betapa pentingnya sinergitas antar OPD yang merupakan pembantu kepala daerah dengan manajerial sekretaris daerah. Terlebih saat ini sudah memasuki masa-masa akhir RPJMD tahun 2018-2023.

“Kalau tahun-tahun kemarin di tahun pertama bicaranya visi dan misi, sekarang sudah harus tentang pencapaian target. Harus bisa mencapai target meski diakui dalam masa pandemi Covid-19 saat ini anggarannya menjadi tidak terlalu besar. Harus ada upaya maksimal dari OPD untuk mencapai target,” paparnya lagi.

Sejauh ini, lanjut dia, masih banyak target OPD yang belum tercapai. Salah satunya masalah banjir dan tanah longsor. “Ini menjadi koreksi seluruh OPD. Sinergitas OPD bisa mengatasi hal tersebut,” pungkasnya.