Ketua Dewan Ikut Apel Gelar Pasukan Pencegahan Covid-19

0
13
marsono ikut apel
Marsono ikut memeriksa dan melihat kesiapsiagaan personel tiga pilar dalam upaya terus menekan penyebaran Covid-19 usai apel gelar pasukan, Rabu (9/6).

DPRD TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Tulungagung, Marsono SSos, ikut hadir dalam apel gelar pasukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 melalui PPKM Mikro di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Rabu (9/6). Ia pun ikut memeriksa kesiapsiagaan personel tiga pilar dalam upaya terus menekan penyebaran Covid-19 di Kota Marmer.

Seusai apel, Marsono mengatakan edukasi terkait Covid-19 pada masyarakat harus terus dilakukan. “Apel saat ini juga bagian dari edukasi itu. Bahwa Covid-19 itu masih ada dan edukasi terus berlanjut,” katanya.

Ia pun menyebut dengan keadaan Kabupaten Tulungagung yang saat ini sudah masuk zona kuning penyebaran Covid-19 diharapkan ada pembukaan kebijakan terkait kuliner dan tempat wisata. “Hal ini sudah kami bicarakan dengan Kapolres Tulungagung. Skema untuk membuka keran-keran kebijakan di kuliner dan tempat wisata. Tetapi itu semua tetap harus menerapkan prokes dengan ketat,” paparnya.

Marsono ikut apel2
Marsono duduk bersebelahan dengan Kajari Tulunaggung, Mujiarto, saat apel gelar pasukan berlangsung

Hadir pula saat apel gelar pasukan dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 melalui PPKM Mikro yang dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0807 Tulungagung, Letkol Inf Mulyo Junaidi, ini Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM dan Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto. Selain Kajari Tulungagung, Mujiarto SH MH dan Sekda Tulungagung, Drs Sukaji MSi.

Sebagai pimpinan apel, Letkol Mulyo Junaidi mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dengan Covid-19. Ia bahkan meminta seluruh warga untuk meningkatkan penerapan prokes Covid-19.

“Kita sekarang harus lebih waspada. Meski tingkat kepatuhan (penerapan prokes) warga Tulungagung sudah baik, tetapi jangan sampai terlena,” ujarnya.

Perwira menengah TNI ini tidak ingin kejadian merebaknya kasus Covid-19 di beberapa daerah di Jatim terjadi juga di Kabupaten Tulungagung. “Tiga pilar di Tulungagung bersama-sama terus berupaya agar kasus Covid-19 tetap terkendali,” tandasnya.