Ketua Dewan Ikut Berikan Santunan dan Bingkisan pada 1.500 Anak Yatim Piatu

0
47
Marsono beri santunan
Marsono menyerahkan santunan dan bingkisan pada salah seorang anak yatim di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (27/4).

DPRD TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Tulungagung, Marsono SSos, ikut memberikan santunan dan bingkisan secara simbolis pada 1.500 anak yatim dan anak yatim piatu di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Selasa (27/4). Ia memberikan santunan dan bingkisan tersebut bersama Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM, Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Tulungagung, Ny Siyuk Maryoto Birowo dan Sekda Tulungagung, Drs Sukaji MSi.

Seusai acara, Marsono mengajak seluruh masyarakat untuk saling berbagi, utamanya bagi warga yang mampu. Mereka diharapkan membantu sesama yang membutuhkan.

“Apalagi ini bulan puasa. Kegiatan beramal itu sudah diajarkan. Bukan hanya untuk birokrasi saja,” tuturnya.

Politisi asal PDI Perjuangan ini selanjutnya menyatakan kegiatan sosial yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso itu merupakan motivasi sosial yang baik bagi masyarakat. “Ini juga merupakan bentuk dari berbagi kebahagiaan dalam bulan Ramadan,” imbuhnya.

Namun demikian, ia berpesan dalam pemberian bantuan juga harus memperhatikan spirit dari bantuan tersebut. Jangan sampai pemberian bantuan justru membuat yang menerimanya menjadi konsumtif. “Sebaiknya bantuan yang diberikan sedapatnya memberi manfaat yang lebih, bisa diberdayakan lagi untuk kegiatan yang lain,” ucapnya.

Sebelumnya, Bupati Maryoto Birowo juga mengajak seluruh warga Kota Marmer untuk saling berlomba dalam berkegiatan sosial di bulan Ramadan. Menurut dia, berkegiatan sosial merupakan bentuk dari kepedulian pada sesama.

“Diharapkan dengan pemberian santunan dan bingkisan membuat anak yatim dan anak yatim piatu bisa merasakan apa yang dirasakan anak-anak lainnya di bulan suci ini,” paparnya.

1.500 anak yatim dan anak yatim piatu yang mendapat santunan dan bingkisan berasal dari 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung. Semua mendapat santunan dan bingkisan yang sama meski penyerahannya dilakukan secara perwakilan karena masih dalam pandemi Covid-19.