Anggota Dewan Halal Bihalal Bersama Sekretariat Dewan

0
29
Pimpinan dan anggota serta ASN sekretariat dewan saling bersalaman di acara halal bihalal, Rabu (11/5) siang.
Pimpinan dan anggota serta ASN sekretariat dewan saling bersalaman di acara halal bihalal, Rabu (11/5) siang.

DPRD TULUNGAGUNG – Bertempat di Ruang Graha Wicaksana lantai II Kantor DPRD Tulungagung, pimpinan dan anggota dewan melakukan halal bihalal dengan ASN Sekretariat DPRD Tulungagung, Rabu (11/5) siang.

Dr KH Eko Abdul Shomad saat menyampaikan tauziyah-nya.
Dr KH Eko Abdul Shomad saat menyampaikan tauziyah-nya.

Kegiatan halal bi halal di Kantor DPRD Tulungagung ini baru kembali dilakukan setelah dua tahun terakhir tidak bisa dilaksanakan karena pandemi Covid-19. Dan tampil sebagai penceramah adalah Dr KH Eko Abdul Shomad dari UIN Satu Tulungagung.

Ketua DPRD Tulungagung, Marsono SSos, menyatakan dengan acara halal bihalal diharapkan dapat membawa hikmah dan manfaat. “Mudah-mudahan Allah juga memberi ampunan bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menyebut acara halal bihalal selalu dilakukan saat sesudah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Halal bihalal merupakan budaya bangsa Indonesia ketika lebaran tiba.

“Di momen ini kita punya sikap untuk koreksi seberapa jauh setahun yang sudah berjalan kita lakukan dalam rangka mengawal sebuah kebaikan,” tuturnya.

Marsono selanjutnya menyatakan dewan tetap melakukan harmonisasi untuk perubahan yang lebih baik ke depan. Harmonisasi merupakan kunci menuju keberhasilan.

“Kalau ada yang kurang sekarang harus diperbaiki ke depan. Kami pun harus menyadari seberapa besar kekurangan kami,” paparnya.

Pimpinan dan anggota dewan bersama Dr KH Eko Abdul Shomad berfoto bersama usai acara halal bihalal.
Pimpinan dan anggota dewan bersama Dr KH Eko Abdul Shomad berfoto bersama usai acara halal bihalal.

Sementara itu, KH Eko Abdul Shomad dalam tauziyahnya berharap seluruh anggota dewan dan ASN sekretariat dewan dapat senantiasa rukun, harmonis dan selamat. “RHS (rukun, harmonis dan selamat) itu bukan rahasia lagi. Syarat mencapai harmonis itu rukun,” katanya.

Ia pun membeberkan jika harmoni dapat dilakukan tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga pada keluarga. Selain pula pada lingkungan.