Kunjungan Tiga Komisi DPRD Kabupaten Blora

0
72
Pertemuan antara pimpinan dan anggota tiga komisi DPRD Tulungagung dan DPRD Kabupaten Blora berlangsung di Ruang Graha Wicaksana Kantor DPRD Tulungagung, Jumat (17/7).
Pertemuan antara pimpinan dan anggota tiga komisi DPRD Tulungagung dan DPRD Kabupaten Blora berlangsung di Ruang Graha Wicaksana Kantor DPRD Tulungagung, Jumat (17/7).

DPRD TULUNGAGUNG – Tidak hanya Komisi B DPRD Kabupaten Magetan yang berkunjung ke Kantor DPRD Tulungagung pada hari ini, Jumat (17/7). Tiga komisi DPRD Kabupaten Blora juga datang berkunjung.

Kedatangan pimpinan dan anggota Komisi A, Komisi B dan Komisi C DPRD Kabupaten Blora tersebut diterima oleh pimpinan dan anggota Komisi A, Komisi C dan Komisi D DPRD Tulungagung di Ruang Graha Wicaksana lantai II Kantor DPRD Tulungagung. Mereka melakukan pertemuan dan dipimpin oleh Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Asrori SH.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Blora, Supardi, yang memimpin rombongan dari DPRD Kabupaten Blora mengungkapkan kedatangan mereka untuk melakukan studi banding terkait pemerintahan, perekonomian, pertanian dan pembangunan. “Kedatangan kami untuk sharing atau studi komparatif. Apalagi terkait masalah Covid-19,” ujarnya.

Ada beberapa titik fokus yang kemudian menjadi bahan sharing dalam pertemuan yang dihadiri juga dari sejumlah OPD lingkup Pemkab Tulungagung tersebut. Di antaranya terkait peran Bumdes, rekrutmen perangkat desa dan refokusing anggaran pembangunan di Dinas PUPR.

Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Gunawan, menjelaskan persoalan rekrutmen perangkat desa di Kabupaten Tulungagung sudah ada perdanya guna meminimkan persoalan.  “Dan dalam perda disebutkan untuk soal ujian perangkat desa harus bekerjasama dengan perguruan tinggi yang sudah terakreditasi A,” ujarnya.

Sedang terkait Bumdes di Tulungagung, anggota Komisi A DPRD Tulungagung, Drs H Mashud, menyatakan meski belum ada perdanya sudah dapat berjalan dengan baik. Termasuk keberadaan Bumdes bersama.

Sementara itu, mengenai anggaran pembangunan yang direfokusing akibat Covid-19, perwakilan dariDinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Farid Abadi, membeberkan saat ini hanya dapat menjalankan perencanaan prioritas karena banyak berkurangnya anggaran. “Di Bidang Bina Marga pengurangannya akibat refokusing sampai 70 persen. Karena itu, kami melaksanakan skala prioritas. Yang lainnya nanti dilaksanakan tahun depan,” tuturnya