Wakil Ketua Dewan Beri Masker Kain Santri Gontor

0
66
Ahmad Baharudin saat memberikan masker kain pada perwakilan santri putra yang akan kembali ke Ponpes Gontor Ponorogo dengan menggunakan bus yang diparkir di halaman Kantor DPRD Tulungagung, Senin (22/6).
Ahmad Baharudin saat memberikan masker kain pada perwakilan santri putra yang akan kembali ke Ponpes Gontor Ponorogo dengan menggunakan bus yang diparkir di halaman Kantor DPRD Tulungagung, Senin (22/6).

DPRD TULUNGAGUNG – Seratus masker kain diberikan Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin, pada 20 santri putra Pondok Pesantren Gontor asal Tulungagung yang akan berangkat ke Ponorogo, Senin (22/6). Pemberian masker ini disampaikan pada perwakilan santri saat berkumpul di halaman Kantor DPRD Tulungagung sebelum mereka kembali belajar di ponpesnya dengan menggunakan kendaraan bus.

“Pemberian masker kain agar para santri dapat selalu memakainya. Apalagi saat ini masih berlangsung pandemi Covid-19,” ujar Ahmad Baharudin.

Dengan  jumlah masker kain yang mencapai 100 masker, Baharudin berharap setiap santri masing-masing mendapat lima masker. “Jadi bisa dibuat untuk ganti-ganti setiap hari,” tuturnya.

Politisi asal Partai Gerindra ini mengaku spontan saja memberikan masker kain tersebut pada para santri yang akan berangkat menuju Ponpes Gontor. Apalagi dia menyebut kebetulan di ruang kerjanya masih banyak tersimpan masker kain.

“Jadi spontan saja. Ketika melihat ada bus di halaman kantor dan ternyata juga ada santrinya yang menuju Ponorogo saya berikan saja. Mudah-mudahan dapat bermanfaat,” paparnya.

Sementara itu, Koordinator Ikatan Keluarga Pondok Modern Gontor di Tulungagung, Agus Fauzi, menyatakan rasa terimakasihnya pada pimpinan DPRD Tulungagung yang telah memberikan masker kain pada santri yang akan kembali belajar di Ponpes Gontor.

Selanjutnya dia mengungkapkan jika seluruh santri putra tersebut sudah dibekali surat kesehatan. Selain juga menerapkan protokol kesehatan untuk menghindari penularan Covid-19. “Nanti ketika sampai pondok pesantren juga akan diseleksi lagi,” tuturnya.

Sedang untuk santriwati Ponpes Gontor asal Tulungagung, Agus Fauzi menyatakan sudah terlebih dulu berangkat menuju Mantingan belum lama ini. “Untuk yang santriwati ikut (berangkat) dari Kediri, karena pondoknya berada di Mantingan. Yang berangkat dari Tulungagung yang putra saja,” ucapnya.