Komisi C Kunjungi Perusahaan Untuk Ketahui Dampak Covid-19

0
352
Komisi C melakukan rapat bersama DPMPTSP sebelum melakukan kunjungan ke sejumlah perusahaan, Rabu (17/6)
Komisi C melakukan rapat bersama DPMPTSP sebelum melakukan kunjungan ke sejumlah perusahaan, Rabu (17/6)

DPRD TULUNGAGUNG – Pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Tulungagung, Rabu (17/6), melakukan kunjungan ke sejumlah perusahaan untuk mengetahui dampak Covid-19 terhadap investasi di Tulungagung. Dalam kunjungan tersebut mereka didampingi Dinas Penamanan Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung.

Adapun tiga perusahaan yang dikunjungi pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Tulungagung ini adalah Pabrik Kertas Setia Kawan, Pabrik Pembuatan Tray Telur dan Bravo Swalayan.

Pimpinan dan anggota Komisi C saat berkunjung ke Pabrik Kertas Setia Kawan
Pimpinan dan anggota Komisi C saat berkunjung ke Pabrik Kertas Setia Kawan

Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Asrori SH, usai melakukan kunjungan mengungkapkan pandemi Covid-19 sangat berdampak pada beberapa perusahaan di Tulungagung. “Bahkan Pabrik Kertas Setia Kawan produksinya berkurang sampai 50 persen,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut dia, meski berdampak penurunan produksi, Pabrik Kertas Setia Kawan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada karyawannya. “Begitupun yang terjadi di Toko Swalayan Bravo. Meski ada dampak tidak sampai melakukan PHK,” tuturnya.

Hal yang sama dikatakan Wakil Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Heru Santoso MPd. Ia menyebut ketiga perusahaan yang dikunjungi Komisi C DPRD Tulungagung terimbas dari dampak Covid-19 meski tidak sampai melakukan PHK pada karyawannya.

Selain itu, lanjut dia, Komisi C DPRD Tulungagung juga dalam kunjungan tersebut melakukan evaluasi dan pengawasan perizinan. “Tiga perusahaan yang kami kunjungi menyatakan selalu mentaati peraturan pemerintah berkaitan dengan semua perizinan dan meminta Pemkab Tulungagung untuk memberikan pemberitahuan jika nantinya perlu ada penyesuaian dan perubahan perizinan berdasarkan regulasi yang ada,” paparnya.

Anggota Komisi C ketika di Pabrik Pembuatan Tray Telur di Desa Tapan.
Anggota Komisi C ketika di Pabrik Pembuatan Tray Telur di Desa Tapan.

Selanjutnya, Heru Santoso, menandaskan Komisi C DPRD Tulungagung meminta pula pada DPMPTS Kabupaten Tulungagung untuk melakukan upgrade dan inovasi serta memasukan data dan peta tata ruang di website agar para investor atau masyarakat secara umum bisa mengetahui lahan sesuai fungsi dan kegunaannya, sehingga tidak menimbulkan keraguan dalam pengembangan bisnis dan penanaman modal. “Kami pun minta para pengusaha kedepan bisa mengajak para koleganya untuk ikut menanamkan modal di wilayah kabupaten Tulungagung juga,” pungkasnya.