Panggil Kepala BPJS Kesehatan Tulungagung

2242
11113
Subani

DPRD TULUNGAGUNG – Pembangunan kantor baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Tulungagung membuat Sekretaris Komisi C DPRD Tulungagung, Drs Subani Sirab, berang. Masalahnya, saat ini BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung masih menunggak pembayaran Rp 119,7 miliar pada sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di tiga kabupaten.

“Ini namanya tidak tahu diri. Karena apa, disela-sela tanggungan BPJS Cabang Tulungagung sekian miliar, sekarang malah membangun (kantor). Apalagi membangun di sana (Jl Yos Sudarso) posisinya tanah yang mahal,” tandasnya, Selasa (19/11).

Menurut dia, sebaiknya BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung melakukan pelunasan tanggungan ke rumah sakit dan FKTP terlebih dulu daripada membangun kantor baru. “Karena itu, kami dari Komisi C DPRD Tulungagung akan memanggil Kepala BPJS Kesehatan Tulungagung untuk dimintai klarifikasi,” papar Subani.

Rencananya, lanjut politisi asal Partai Hanura ini, Komisi C DPRD Tulungagung akan melakukan pemanggilan pada Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung besok, Rabu (20/11), pukul 09.00 WIB di Kantor DPRD Tulungagung. Selain juga memanggil Direktur RSUD dr Iskak dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung.

“Dulu ketika ada Jamkesmas semua warga miskin di Tulungagung dapat tercover pengobatannya oleh RSUD dr Iskak, tetapi sekarang ada BPJS Kesehatan malah menunggak. Dana untuk KIS (Kartu Indonesia Sehat) yang dikeluarkan Pemkab Tulungagung itu cukup besar sekitar Rp 30 miliar,” papar Subani lagi.

Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung saat ini sedang membangun kantor baru di Jl Yos Sudarso Kota Tulungagung. Di lokasi pembangunan sudah terpampang plang (papan) nama proyek pembangunan gedung kantor BPJS Kesehatan Kelas B Tulungagung dengan waktu pelaksanaan 210 hari. Namun sayangnya di plang tersebut tidak dicantumkan nilai proyeknya.