Studi Banding Pengisian Eselon II di Bantul

0
40
Marsono (depan berkopiah) menyampaikan tujuan kunjungan kerja Komisi A DPRD Tulungagung saat diterima di Kantor DPRD Kabupaten Bantul, Senin (7/10).

DPRD TULUNGAGUNG – Pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Tulungagung melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bantul Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Senin (7/10). Mereka mengunjungi Kantor DPRD Kabupaten Bantul untuk studi banding terkait pengisian jabatan eselon II.

Semua pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Tulungagung ikiut serta dalam kunjungan kerja tersebut. Termasuk Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Gunawan dan Ketua DPRD Tulungagung, Marsono SSos, yang merupakan koordinator Komisi A DPRD Tulungagung.

Dalam kunjungan studi banding perdana ini, pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Tulungagung diterima oleh Kasubag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Kabupaten Bantul, Sumarno SE.

Seusai pertemuan, Gunawan mengungkapkan proses pengisian jabatan eselon II atau yang sekarang disebut pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab Bantul hampir sama dengan yang dilakukan oleh Pemkab Tulungagung. Yakni dengan melalui seleksi terbuka atau lelang terbuka yang dilakukan panitia seleksi (pansel).

“Yang membedakan, saat memilih pejabat  untuk menduduki jabatan eselon II dari hasil pansel itu harus mendapat persetujuan dari Gubernur DIY  (Hamengkubuwono X). Beda dengan Tulungagung yang langsung menjadi hak prerogatif bupati saat memilih dari hasil pansel,” paparnya.

Seperti diketahui, baru-baru ini Pemkab Tulungagung juga telah membuka seleksi terbuka jabatan eselon II. Ada tujuh jabatan yang diperebutkan dalam lelang terbuka di lingkup Pemkab Tulungagung tersebut. Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM, saat ini sedang proses memilih salah satu nama dari tiga nama di masing-masing jabatan yang dihasilkan pansel untuk dilantik sebagai pejabat eselon II.

TINGGALKAN PESAN