Komisi B Kunjungi ANRI Minta Rekomendasi JRA

3
130
Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Tulungagung saat berkunjung ke Kantor ANRI di Jakarta, Kamis (11/7).

DPRD TULUNGAGUNG – Pimpinan dan anggota Komisi B DPRD Tulungagung, Kamis (11/7), melakukan kunjungan ke Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta. Kunjungan bertujuan agar ANRI dapat segera menerbitkan rekomendasi jadwal retensi arsip (JRA) bagi Pemkab Tulungagung.

Kedatangan rombongan Komisi B DPRD Tulungagung di lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) ini diterima oleh pimpinan ANRI, Drs Sutar Winarmo MHum.

Anggota Komisi B DPRD Tulungagung, Drs Wiwik Traismoro disela acara kunjungan tersebut mengungkapkan permintaan rekomendasi JRA pada ANRI sebagai dasar penerbitan peraturan bupati (perbup) terkait pemusnahan arsip di organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Tulungagung. “Jika tidak ada Perbup JRA, maka tidak ada legal standing OPD untuk memusnahkan arsip yang saat ini banyak dan menumpuk,” ujarnya.

Pemusnahan arsip, menurut Wiwik Triasmoro, tidak bisa dilakukan OPD lingkup Pemkab Tulungagung tanpa adanya Perbup JRA. Jika OPD melakukan pemusnahan arsip tanpa ada Perbup JRA akan dianggap sebagai pelanggaran ketentuan perundang-undangan. “Jadi tidak dibenarkan melakukan pemusnahan arsip tanpa ada Perbup JRA,” tandasnya.

Selanjutnya, politisi asal PDI Perjuangan ini, membeberkan Pemkab Tulungagung sebenarnya sudah mengajukan permohonan pada ANRI untuk mendapat rekomendasi JRA. Namun sampai saat ini belum juga mendapatkannya. “Karena itu, kami ke ANRI agar proses mendapat JRA segera terealisasi,” paparnya.

3 COMMENTS

TINGGALKAN PESAN