Dewan Perjuangkan Kenaikan Insentif GTT

0
547
Supriyono saat menerima perwakilan GTT Tulungagung di ruang kerjanya, Rabu (10/4).

DPRD TULUNGAGUNG – Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono SE MSi, menyatakan akan memperjuangan kenaikan insentif guru tidak tetap (GTT) atau honorer di Tulungagung. Masalahnya, saat ini insentif yang diterima para GTT tersebut masih relatif kecil dibanding UMK Tulungagung.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan insentif GTT. Mereka dibutuhkan. Jadi wajar kami memberikan perhatian dan memberikan penghargaan yang layak pada mereka,” ujar Supriyono seusai bertemu dengan perwakilan GTT yang dipimpin Yenri dan Imam di Kantor DPRD Tulungagung, Rabu (10/4) siang.

Menurut dia, selain berupaya meningkatkan insentif GTT yang selama ini mereka terima masing-masing hanya Rp 250 ribu perbulan, DPRD Tulungagung juga akan berusaha agar pengakuan legal formal Pemkab Tulungagung terhadap GTT lebih konkret lagi.

“Kami pun akan berupaya bagi GTT yang belum mendapat insentif sama sekali segera mendapatkan insentif. Termasuk mendapatkan SK,” paparnya.

Supriyono menyadari masih ada sekitar 2.000 GTT yang mengabdi di sekolah-sekolah di Tulungagung belum mendapatkan insentif dan SK. Saat ini baru 1.250-an GTT  yang mendapatkan insentif dan SK.

“Kami sedang proses yang belum mendapat insentif dan SK tersebut. Nanti dilihat dan di identifikasi lagi di lapangan terkait keberadaan GTT yang belum mendapat insentif dan SK itu. Apakah masih bekerja atau tidak,” paparnya lagi.

Pria asal Kecamatan Ngantru ini pun berharap ada penyelesaian secara menyeluruh terhadap nasib GTT. Seperti salah satunya dengan bakal diadakannya kembali rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Mudah-mudahan nanti mereka diterima di PPPK. Dan bagi yang belum diterima ada bentuk lain dari Pemkab Tulungagung untuk mereka,” tuturnya.