Kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Magelang

0
39
Subani Sirab (tengah berbaju batik) menerima kedatangan pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Magelang di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Jumat (2/11).

DPRD TULUNGAGUNG – Pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Magelang, Jumat (2/11), berkunjung ke Kantor DPRD Tulungagung. Kedatangan mereka diterima oleh Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Drs Subani Sirab di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Magelang, Mashari, mengungkapan kunjungan pimpinan dan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Magelang untuk studi banding terkait beberapa hal. Seperti implementasi dana desa, manajemen kepegawaian, pengelolaan BUMD, pengelolaan aset dan barang milik daerah, serta PAD (pendapatan asli daerah)

Menurut dia, di Kabupaten Magelang saat ini mengalami kekurangan PNS. Masalahnya dalam rekrutmen CPNS sekarang hanya dapat 259 orang, sementara yang pensiun dalam tahun 2018 mencapai 600 orang.

“Jadi terjadi devisit PNS. Bahkan secara keseluruhan per Oktober 2018 jumlah PNS di Pemkab Magelang hanya tinggal 8.700 orang, jauh menurun dibanding tahun 2009 yang mencapai 14.000 PNS,” paparnya.

Mashari menanyakan apa hal yang sama terjadi juga di Tulungagung. Lalu apa langkah yang dilakukan dengan keterbatasan PNS tersebut.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Subani menyatakan hal yang sama juga terjadi di Pemkab Tulungagung. Namun demikian, sudah diambil beberapa langkah untuk mengoptimalkan keberadaan PNS tersebut.

“Di antara langkah itu kami di DPRD Tulungagung terus menyarankan pada Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung untuk tidak menjadikan semua kepala sekolah yang sudah tidak lagi bisa menjabat sebagai kepala sekolah menjadi pengawas. Mereka yang dijadikan guru kembali akan mengurangi jumlah kekurangan guru,” katanya.

Sebelumnya, perwakilan dari Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Tulungagung yang hadir dalam pertemuan itu juga mengungkapkan dari 2.000-an jumlah PNS yang pensiun di Pemkab Tulungagung, oleh pemerintah pusat hanya diberi ganti dalam perekrutan CPNS tahun ini sebanyak 546 CPNS. “Jadi masih kurang banyak. Tidak sebanding dengan yang pensiun. Kami hanya menerima saja karena memang tidak bisa melakukan perekrutan sendiri,” tuturnya.

TINGGALKAN PESAN