Studi Banding Pelaksanaan Pilkades Serentak di Sragen

0
41
Pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Tulungagung saat ditemui Suharyanto di Ruang Pertemuan Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten Sragen, Jumat (20/7).

DPRD TULUNGAGUNG – Komisi A DPRD Tulungagung, Jumat (20/7), melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sragen. Mereka studi banding ke Pemkab Sragen terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di daerah tersebut.

Rombongan Komisi A DPRD Tulungagung yang terdiri dari pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Tulungagung diterima oleh Kepala Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Kabupaten Sragen, Suharyanto, di Ruang Pertemuan Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten Sragen.

Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Drs H Mashud, menyatakan ada beberapa kebijakan menarik di Kabupaten Sragen dalam pelaksanaan pilkades serentak. Utamanya, partisipasi masyarakat setempat dalam menyukseskan pilkades serentak.

“Ada desa di Sragen yang menganggarkan untuk hak pilih dengan bentuk  uang atau barang. Semisal mie, minyak goreng, beras, gula dan lain-lain. Ini untuk mengurangi frekuensi perjudian dan independensi hak pilih serta meringankan pihak calon kades,” paparnya.

Menurut Mashud, apa yang dilakukan di salah satu desa di Kabupaten Sragen tersebut dapat menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan pilkades. “Kalau kemudian diterapkan di Tulungagung tinggal semangat dari masing-masing pihak,” tuturnya.

Selain itu, dalam pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Sragen, lanjut Mashud, dianggarkan dana untuk desa sebesar Rp 35 juta. Bahkan saat ini masih dalam proses pengajuan dana sebesar Rp 60 juta.

“Untuk Tulungagung sendiri dana yang disediakan Rp 35 juta.Mudah-mudahan nanti juga bisa meningkat seperti di Sragen. Yang penting tidak ada bahasa sesuai kemampuan daerah,” paparnya lagi lantas tertawa.

TINGGALKAN PESAN