Konsultasi NA Raperda Penanggulangan Tuberkulosis

0
89
Pimpinan dan anggota Komisi C saat melakukan konsultasi NA dan draf Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis dengan tim pakar UB Malang, Rabu (23/5).

DPRD TULUNGAGUNG – Pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Tulungagung, Rabu (23/5), melakukan konsultasi untuk mendapatkan masukan terhadap Naskah Akademik (NA) dan draf Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis. Konsultasi dilakukan dengan tim pakar Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Konsultasi yang berlangsung di Kampus UB Malang tersebut dihadiri seluruh pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Tulungagung. Termasuk Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Drs Subani Sirab.

Sementara tim pakar dari UB Malang adalah Dr dr Ehsan, Dr Rumi Suwardiyanti SH MKn dan Dr Iwan Permadi.

Anggota Komisi C DPRD Tulungagung, Heru Santoso SPd MPd, mengungkapkan ada beberapa masukan dari narasumber (pakar UB) terkait NA dan draf Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis.  Di antaranya, penyesuaian dengan memasukkan PP Nomor 40 Tahun 1991 dalam diktum mengingat dan permenkes Nomor 67 Tahun 2016 pasal 4 ayat (1) dalam diktum menimbang sebagai landasan yuridis.

Selain juga, lanjut Heru Santoso, dalam Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis menurut para pakar UB perlu juga ditambahkan pasal tentang larangan dan sanksi. “Tetapi secara umum Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis sudah mencakup semua subtansi baik secara filosofis, sosiologis dan yuridis,” paparnya.

Rencananya, Raperda tentang Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis ini akan dimasukkan Komisi C DPRD Tulungagung sebagai Raperda inisiatif DPRD Tulungagung pada masa sidang Mei sampai dengan Agustus 2018.

TINGGALKAN PESAN