Terima Kunker DPRD Kabupaten Magelang

0
133
Agus Pamungkas didampingi Mashari saat memaparkan bidang pemerintahan pada pimpinan dan anggota Pansus I DPRD Kabupaten Magelang di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Jumat (6/4).

DPRD TULUNGAGUNG – Kantor DPRD Tulungagung kembali menerima kunjungan kerja (kunker) anggota dewan dari daerah lain, Jumat (6/4). Kali ini yang datang berkunjung adalah pimpinan dan anggota Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kabupaten Magelang.

Kedatangan mereka disambut oleh staf Sekretariat DPRD Tulungagung dan sejumlah pejabat dari Pemkab Tulungagung di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung. Sementara pimpinan dan anggota Komisi A DPRD Tulungagung yang sedianya menerima kedatangan pimpinan dan anggota Pansus I DPRD Kabupaten Magelang tersebut berhalangan hadir karena juga sedang melakukan kunker ke luar kota.

Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Magelang, Mashari, mengungkapkan kedatangan pimpinan dan anggota Pansus I DPRD Kabupaten Magelang ke DPRD Tulungagung untuk mengetahui terkait pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Kepala Daerah akhir tahun anggaran 2017, utamanya tentang bidang pemerintahan.

“Di Kabupaten Magelang jumlah PNS-nya terus menyusut. Saat ini saja tinggal 8.600-an PNS. Dan kami ingin tanyakan juga tentang bagaimana pengelolaan dana desa setelah adanya MoU anatara Kapolri, Kemendagri dan Kementerian Desa,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan Mashari, Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Tulungagung, Agus Pamungkas,  menyatakan keadaan di Tulungagung mirip dengan di Kabupaten Magelang. Ia menyebut dari kekuatan APBD, jumlah PAD dan jumlah penduduknya hampir sama.

“Kalau masalah jumlah PNS, di Tulungagung dari 14.000 PNS kini tinggal 11.000-an karena guru SMA/SMK sudah beralih status ke Pemprov,” paparnya.

Sedang mengenai pengelolaan dana desa, Agus Pamungkas mengakui jika banyak kepala desa yang merasa ketakutan dengan pengawasan yang dilakukan para penegak hukum. “Tetapi kami dari Pemkab Tulungagung sudah melakukan antisipasi dengan monitoring. Artinya kami melakukan upaya preventif terlebih dahulu,” tuturnya.

Sedang  Kasubag Aparatur Pemdes Bagian Pemerintahan Kabupaten Tulungagung, Yudi Irwanto menanggapi pertanyaan dari anggota Pansus I DPRD Kabupaten Magelang mengungkapkan Tulungagung sudah mendapat apresiasi dari Presiden Jokowidodo terkait pengelolaan dana desa yang merupakan terbaik se-Indonesia. “Saat ini pun sudah ada 20 persen desa di Tulungagung yang menginformasikan atau mempublikasikan pengelolaan dana desanya pada masyarakat,” bebernya.

TINGGALKAN PESAN