Dewan Minta Disbudpar Usut Tarian Erotis di Hotel

0
117
Gunarto.

DPRD TULUNGAGUNG – Kalangan Komisi D DPRD Tulungagung gerah dengan masih adanya berita hotel yang dijadikan tempat maksiat. Seperti yang baru-baru ini terjadi di salah satu hotel di Tulungagung yang dijadikan tempat tarian erotis saat acara ulang tahun komunitas motor.

“Kejadian ini harus diusut tuntas. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung harus mengusutnya,” ujar anggota Komisi D DPRD Tulungagung, Gunarto ST MM, di Kantor DPRD Tulungagung, Senin (26/2).

Menurut dia, gelaran tarian erotis ini sangat merugikan pariwisata di Tulungagung. Apalagi dilakukan di sebuah hotel. “Karena itu, harus ditelusuri. Benar atau tidak beritanya harus ada pembinaan yang lebih intensif dan rutin pada hotel-hotel agar kejadian serupa tidak sampai terulang,” paparnya.

Kendati nantinya kasus ini ditangani oleh aparat Kepolisian, Disbudpar Kabupaten Tulungagung kata Gunarto tetap juga harus melakukan pengusutan. “Sehingga tahu mengapa hal itu bisa terjadi,” terangnya.

Komisi D DPRD Tulungagung, lanjut politisi asal Partai Golkar ini, dalam waktu dekat bakal melakukan koordinasi dengan Disbudpar Kabupaten Tulungagung. Koordinasi diperlukan untuk lebih memperhatikan keberadaan hotel-hotel atau tempat hiburan di Tulungagung.

“DPRD Tulungagung sendiri khususnya Komisi D nantinya akan pula melakukan sidak-sidak ke hotel dan tempat hiburan, sehingga kejadian adanya tarian erotis atau kegiatan lain yang mengarah pada kemaksiatan tidak terjadi di hotel dan tempat hiburan,” paparnya.

Diakui Gunarto, Komisi D DPRD Tulungagung selama ini lebih banyak melakukan sidak ke proyek-proyek infrastruktur. “Tetapi kedepan tidak lagi. Selain infrastruktur, kami juga akan sidak itu hotel-hotel dan tempat hiburan,” tandasnya.

TINGGALKAN PESAN