Kunjungan DPRD Sragen dan DPRD Probolinggo

0
116
Misbah memberikan cinderamata pada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen, Hariyanto SAg, seusai pertemuan di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Kamis (1/2)

DPRD TULUNGAGUNG – Kantor DPRD Tulungagung, Kamis (1/2), mendapat kunjungan dari pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sragen serta pimpinan dan anggota Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Probolinggo.  Kedatangan mereka ditemui anggota Bamus dan anggota Komisi D DPRD Tulungagung yang dipimpin Drs H Misbah MM di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung.

Dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen, Hariyanto SAg mengungkapkan kedatangannya ke Kantor DPRD Tulungagung untuk studi banding dan sharing tentang infrastruktur di Tulungagung. “Kami ingin melihat bagaimana infrastruktur di Tulungagung. Yang saya tahu kalau sudah memasuki wilayah Jatim dari Sragen jalannya sudah mulus. Lain ketika sudah masuk Sragen,” katanya lantas tertawa.

Sementara anggota Bamus DPRD Kabupaten Probolinggo, H Sugito, mengatakan kedatangannya ke DPRD Tulungagung untuk studi komparasi dan sharing pendapat serta pengayaan refrensi  terkait peran Bamus dalam penyusunan dan pelaksanaan rencana kerja DPRD.

Misbah juga memberikan cinderamata pada anggota Bamus DPRD Kabupaten Probolinggo, H Sugito, seusai pertemuan di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Kamis (1/2).
Misbah juga memberikan cinderamata pada anggota Bamus DPRD Kabupaten Probolinggo, H Sugito, seusai pertemuan di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Tulungagung, Kamis (1/2).

Menanggapi permintaan dari DPRD Kabupaten Sragen dan DPRD Kabupaten Probolinggo, Misbah menyatakan keadaan di Kabupaten Tulungagung hampir mirip dengan yang terjadi di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Probolinggo. Apalagi setelah Hariyanto dan Sugito memaparkan segala potensi yang dimiliki kedua kabupaten tersebut.

“Semua hampir sama dan mirip dengan Kabupaten Tulungagung. Untuk masalah yang terjadi di Bamus DPRD Kabupaten Probolinggo juga terjadi di DPRD Tulungagung,” katanya.

Sedang masalah infrastruktur yang ditanyakan DPRD Kabupaten Sragen, staf Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung yang juga ikut dalam pertemuan menjelaskan saat ini di Kabupaten Tulungagung sedang dalam proses perencanaan. Pembiayaan infrastruktur tersebut didanai dari APBN, Bantuan Provinsi dan APBD Tulungagung.

“Semua proses pengerjaan di infrastruktur yang nilainya diatas Rp 200 juta melalui lelang dan biasanya yang mengikuti lelang adalah rekanan dari daerah sendiri,” tuturnya.

 

TINGGALKAN PESAN