Apresiasi Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak 2018

0
30
Pasukan Pengendali Huru Hara (PHH) Polres Tulungagung menghalau pengunjuk rasa yang anarkis dalam simulasi sistem pengamanan kota di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Rabu (31/1).

DPRD TULUNGAGUNG – Simulasi sistem pengamanan kota yang digelar Polres Tulungagung dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak 2018 di halaman Kantor Bupati Tulungagung, Rabu (31/1), mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Agus Budiarto SE AK.

“Kami sangat mengapresiasi simulasi pengamanan Pilkada Serentak 2018 yang dilakukan Polres Tulungagung. Ini kegiatan positif untuk antisipasi pengamanan,” ujarnya seusai menghadiri acara simulasi sistem pengamanan kota.

Menurut dia, dengan persiapan latihan yang kontinyu akan membuat aparat kepolisian dan aparat Kodim 0807 Tulungagung dapat mengamankan jalannya Pilkada Serentak 2018. “Dengan latihan terus menerus dan sudah disimulasikan tentu akan membuat kepolisian dan Kodim lebih siap dalam mengamankan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018 serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim 2018 di Tulungagung,” paparnya.

Agus Budiarto sat menyaksikan simulasi sistem pengamanan kota yang digelar Polres Tulungagung untuk pengamanan Pilkada Serentak 2018.
Agus Budiarto sat menyaksikan simulasi sistem pengamanan kota yang digelar Polres Tulungagung untuk pengamanan Pilkada Serentak 2018.

Agus Budiarto berharap pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 di Tulungagung dapat berjalan dengan aman dan kondusif. Jangan sampai ada pihak-pihak yang akan membuat suasana Tulungagung bergolak saat pelaksanaan pilkada.

Harapan senada juga disampaikan Kapolres Tulungagung, AKBP Taufik Sukendar SIK. Menurut dia, saat ini kondisi Tulungagung masih dalam situasi aman dan kondusif. Situasi tersebut sudah dilaporkan pula dalam rapat supervisi yang mendatangkan tim dari Mabes Polri.

“Jadi warga Tulungagung tidak usah khawatir, kami bersama Kodim 0807 Tulungagung sudah siap dalam mengamankan jalannya Pemilhan Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung 2018,” katanya.

Soal gelar simulasi pengamanan, perwira menengah dengan tanda pangkat dua melati dipundaknya ini, menyatakan simulasi dilakukan sebagai wujud dari tanggungjawab polisi dalam mengamankan Pilkada Serentak 2018 di Tulungagung. “Ini gambaran kecil upaya kami bersama-sama Kodim dan semua elemen masyarakat dalam mengambil langkah apa saja untuk pengamanan pilkada. Kami tunjukkan masing-masing tahapan pengamanan ini pada masyarakat,” paparnya.

Menurut Kapolres Taufik Sukendar, kekuatan pendukung pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Tulungagung cukup besar. Selain dari Polres Tulungagung sebanyak 987 personel, juga dibantu dari Kodim 0807 Tulungagung sebanyak 461 personel. “Dan sekiranya ada perubahan situasi ada tambahan lagi dari Brimob Polda Jatim dan Kodam V Brawijaya, termasuk bantuan dari Yonif 511 Blitar,” tandasnya.

TINGGALKAN PESAN