Jalan Berlubang Picu Sektor Pariwisata Melambat

0
86
Suprapto.

DPRD TULUNGAGUNG – Mulai banyaknya jalan aspal yang berlubang menuju tempat wisata di selatan Tulungagung di pastikan akan memicu perlambatan sektor pariwisata. Apalagi saat ini Kabupaten Tulungagung sedang gencar-gencarnya mengembangkan pariwisata utamanya pariwisata pantai.

Demikian dikatakan anggota Komisi D DPRD Tulungagung, Suparpto SPt MMA, Selasa (16/1). “Karena itu, segera saja jalan-jalan yang berlubang diperbaiki. Kalau sampai terus bertambah lubangnya tentu akan mengurangi kenyamanan wisatawan dan ini akan berdampak pada perlambatan sektor pariwisata,” tuturnya.

Dia lantas mencontohkan jalan dari Perempatan Tamanan di Kota Tulungagung menuju Kecamatan Campurdarat. Saat ini jalan yang biasa dilalui wisatawan menuju Pantai Gemah atau pun pantai-pantai lainnya di wilayah Kecamatan Besuki tersebut keadaannya sudah mulai banyak yang berlubang.

“Ini tugas dari Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Tulungagung untuk memperbaikinya. Terlebih sekarang banyak bus pariwisata yang melintas di jalan yang notabene jalan kabupaten itu,” paparnya.

Diakui politisi asal PDI Perjuangan ini, Pantai Gemah sekarang sudah menjadi salah satu tempat favorit untuk berwisata. Tidak hanya digandrungi warga lokal Tulungagung, tetapi juga warga luar kota dan bahkan luar provinsi.

Potensi Pantai Gemah tersebut lanjut dia, jangan sampai redup gara-gara infrastruktur jalan yang berlubang.  “Justru yang harus dilakukan adalah dengan meningkatkan sarana prasana yang menunjang pada pengembangan pariwisata. Ini yang harus dilakukan pemerintah daerah,” paparnya lagi.

Ia berharap Pantai Gemah dapat terus berkembang menjadi salah satu destinasi wisata nasional. Karenanya perlu peningkatan sarana dan prasarana pendukung untuk pengembangannya.

“Yang penting lagi dari berkembangnya Pantai Gemah atau tempat-tempat wisata lainnya di Tulungagung dapat meningkatkan taraf hidup atau ekonomi masyarakat sekitar. Itu yang utamanya,” tandasnya.

TINGGALKAN PESAN