Dana Pengadaan CPNS Belum Dianggarkan di RAPBD 2018

0
45
Drs H Mashud.

DPRD TULUNGAGUNG – Kendati sudah menyebar kabar jika pemerintah daerah se-Indonesia bakal dapat menyelenggarakan rekrutmen atau pengadaan CPNS pada tahun 2018 mendatang, namun Pemkab Tulungagung belum melakukan penganggaran untuk pengadaan CPNS baru tersebut.

Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Drs H Mashud, Selasa (28/11), mengungkapkan sampai saat ini belum ada nomenklatur di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Tulungagung 2018 yang menyebut dana pengadaan CPNS. “Belum ada itu. Belum masuk dalam RAPBD 2018,” ujarnya.

Menurut politisi asal PKB ini, item dana untuk pengadaan CPNS baru tersebut pun belum pernah dibahas dalam rapat pembahasan RAPBD 2018 yang dilakukan oleh Badan Anggaran DPRD Tulungagung dan Tim Anggaran dari Pemkab Tulunaggung. “Belum ada pembahasan terkait dana pengadaan CPNS. Mengapa tidak dibahas, karena memang belum ada usulan dari Pemkab Tulungagung,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Mashud yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Tulungagung tersebut, belum ada penjelasan dari Pemkab Tulungagung, utamanya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung terkait adanya pemberitaan pemerintah daerah bakal dapat menyelenggarakan penerimaan CPNS baru pada tahun 2018.

Ia berharap Pemkab Tulungagung untuk proaktif dalam memastikan kebenaran berita itu. Jika memang sudah ada kepastian Pemkab Tulungagung mendapat formasi untuk pengadaan CPNS baru, maka dana pengadaan CPNS baru harus segera dianggarkan di RAPBD 2018.

“Tetapi kalau belum ada kepastian jangan dianggarkan dulu. Bila kemudian tiba-tiba memang ada rekrutmen CPNS baru dan RAPBD 2018 sudah ditetapkan menjadi APBD 2018 nanti bisa juga diambilkan dari dana darurat atau taktis,” tuturnya.

TINGGALKAN PESAN