Pansus III Tunda Pembahasan Dua Raperda

0
17
Heru Santoso.

DPRD TULUNGAGUNG – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dilakukan Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Tulungagung belum dapat dilanjutkan. Rencananya, pembahasan kedua raperda tersebut bakal dilanjutkan pada masa sidang mendatang.

Kedua raperda itu masing-masing adalah Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Tulungagung Nomor 20 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Tulungagung dan Raperda tentang Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Ketua Pansus III DPRD Tulungagung, H Heru Santoso SPd MPd, Rabu (8/11), mengungkapkan ada beberapa alasan mengapa kedua raperda tersebut belum bisa dilanjutkan pembahasannya.“Untuk Perubahan Perda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah ditunda karena belum ada kajian dan analisa dari Bagian Organisasi Setda Pemkab atau insyansi yang ditunjuk bahwa OPD mendesak untuk dilakukan perubahan. Apalagi saat ini masih dalam proses penyesuaian beban kerja karena masih belum genap satu tahun anggaran,” ujarnya.

Sementara untuk, Raperda tentang Penyelenggaraan IMB, menurut Heru Santoso, karena belum selesai pembahasan materi dan subtansi pasal demi pasal karena waktu yang terbatas. “Oleh sebab itu minta dilanjutkan masa sidang berikutnya,” terangnya.

Penundaan pembahasan kedua raperda itu juga tersepakati saat Pansus III DPRD Tulungagung melakukan pembahasan finalisasi Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan bersama Tim Asistensi Pembahas Raperda Pemkab Tulungagung, Rabu (1/11) lalu. “Jadi sudah disepakati untuk dua raperda ditunda dan dilanjutkan pembahasannya pada masa sidang berikutnya. Hanya Raperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan yang dibahas Pansus III yang akan diminta persetujuan anggota dewan dalam rapat paripurna DPRD Tulungagung untuk dijadikan Perda,” paparnya.

 

TINGGALKAN PESAN