Kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Gresik

0
99
Suprapto duduk bersebelahan dengan Markasim saat menjelaskan Perubahan Perda RPJMD yang telah dilakukan DPRD Tulungagung bersama Pemkab Tulungagung, Jumat (20/10).

DPRD TULUNGAGUNG – Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Gresik, Jumat (20/10), berkunjung ke Kantor DPRD Tulungagung. Kedatangan mereka diterima Ketua Pansus IV DPRD Tulungagung, Suprapto SPt MMA, di Ruang Graha Wicaksana Kantor DPRD Tulungagung.

Pj Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gresik, Markasim Halim Widiayanto SE, mengungkapkan kedatangan pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gresik untuk studi banding terkait perubahan Perda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik. Saat ini DPRD Kabupaten Gresik sedang membahas Raperda tentang Perubahan Perda No. 9 Tahun 2016 tentang RPJMD Kabupaten Gresik Tahun 2016-2017.

“Karena Tulungagung sudah melakukan perubahan Perda RPJMD baru-baru ini, kami ingin tahu perubahan apa saja yang telah dilakukan,” katanya.

Sejumlah anggota Komisi III DPRD Kabupaten Gresik juga melontarkan beberapa pertanyaan pada Suprapto yang biasa disapa dengan sebutan Buyung itu. Di antaranya terkait anggaran yang terkurangi oleh pemerintah pusat, efisiensi dana OPD (oraginsasi perangkat daerah) dan bagaimana mekanismenya.

Menanggapi beberapa pertanyaan itu, Suprapto menyatakan DPRD Tulungagung telah menetapkan Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2013 tentang RPJMD Kabupaten Tulungagung Tahun 2014-2018 menjadi Perda dalam Rapat Paripurna DPRD Tulungagung belum lama ini. “Perubahan ini karena ada perubahan OPD dan ada beberapa kewenangan yang dialihkan dari pemkab pada pemerintah pusat atau pemerintah provinsi. Seperti kewenangan SMA/SMK yang beralih ke provinsi,” tuturnya.

Ia mengakui pengurangan DAU dari pemerintah pusat berpengaruh juga dalam perubahan RPJMD. Salah satunya, dengan efisiensi belanja pegawai. “Efisiensi belanja pegawai antara 10 sampai 15 persen. Pengurangan ini sempat membuat PNS sambat (mengeluh),” paparnya sembari tersenyum.

Selanjutnya, Suprapto mengungkapkan dalam perubahan RPJMD Kabupaten Tulungagung tetap fokus pada tujuan untuk menurunkan angka kemiskinan di Tulungagung. Selain, tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan yang merupakan prioritas Pemkab Tulungagung saat ini.

“Perubahan RPJMD juga sebagai dasar dalam pembuatan RAPBD 2018. Kami sudah melakukan pembahasan RAPBD 2018 dan rencananya pada akhir November 2017 sudah selesai,” papar politisi asal PDI Perjuangan ini.

 

TINGGALKAN PESAN