Bupati Serahkan Raperda APBD Tahun Anggaran 2018

0
99
Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono, menerima Raperda APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2018 yang diserahkan Bupati Syahri Mulyo dalam Rapat Paripurna DPRD Tulungagung, Jumat (29/9).

DPRD TULUNGAGUNG –  Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo SE MSi, menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Tulungagung Tahun Anggaran 2018 pada Ketua DPRD Tulungagung, Supriyono Seb MSi. Penyerahan dilakukan saat Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung  dalam rangka Penyampaian Raperda Tentang APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2018 di Ruang Graha Wicaksana Kantor DPRD Tulungagung, Jumat (29/9).

Hampir seluruh anggota DPRD Tulungagung hadir dalam rapat paripurna yang dipimpin Supriyono ini. Sedang, dari Pemkab Tulungagung, selain Bupati Syahri Mulyo, juga hadir para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) lingkup Pemkab Tulungagung.

Dalam sambutannya, Bupati Syahri Mulyo mengungkapkan Raperda APBD Tulungagung Tahun Anggaran 2018 berpedoman pada sistem keuangan yang berbasis kinerja. Selain pula kualitas dan kuantitasnya terukur.

Mantan anggota DPRD Tulungagung dan mantan anggota DPRD Jatim ini selanjutnya mengatakan dalam Raperda APBD Tulungagung Tahun Anggaran 2018 terjadi penurunan pendapatan, utamanya dari Dana Alokasi Umum (DAU). Masalahnya, alokasi dari APBN Perubahan juga berkurang. “Besaran DAU Rp 1,151 triliun,” katanya.

Sementara itu, komposisi dalam Raperda APBD Tulungagung Tahun Anggaran 2018, disebutkan, untuk pendapatan sebesar Rp 1,675 triliun. Kemudian belanja Rp 1,701 triliun. Ini menyebabkan defisit Rp 25,548 miliar.

Di pembiayaan, penerimaannya mencapai Rp 33,548 miliar. Sedang pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 8 miliar. Sehingga pembiayaan netto sebesar Rp 25,548 miliar dan SILPA tahun berkenaan sebesar Rp 0 (nol).

Selanjutnya, Bupati Syahri Mulyo mengungkapkan karena tahun 2018 dihelat Pilkada Serentak 2018, anggaran keuangan Tulungagung sebagian terserap ke pelakasanaan pesta demokrasi tersebut. “Karenanya alokasi anggaran untuk OPD lebih rendah dari tahun lalu,” bebernya.

TINGGALKAN PESAN