Berharap PNPM Segera Jadi BUMDes Bersama

0
123
H Mashud.

DPRD TULUNGAGUNG – Komisi A DPRD Tulungagung berharap segara ada kepastian dari Pemerintah Pusat agar Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM Mandiri) yang telah berakhir dapat dijadikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama.

Ketua Komisi A DPRD Tulungagung, Drs H Mashud, mengatakan dengan dijadikannya PNPM Mandiri menjadi BUMDes Bersama akan lebih ada kejelasan arahnya. “Setidaknya dengan BUMDes Bersama yang di dalamnya terdapat Lembaga Keuangan Mikro sebagai keberlanjutan dari Program PNPM khususnya pengelolaan dana amanah pemberdayaan masyarakat dapat dilestarikan,” ujarnya di Kantor DPRD Tulungagung, Jumat(16/6).

Menurut Mashud, Permendes tentang PNPM Mandiri menjadi BUMDes Bersama saat ini sedang digodok. “Mudah-mudahan segera terealisasi,” imbuhnya.

Menurut politisi asal PKB ini, aset PNMP Mandiri di Kabupaten Tulungagung dan berada di setiap kecamatan cukup besar. Besarannya mencapai antara Rp 10 miliar sampai Rp 20 miliar.

“Nantinya kalau jadi menjadi BUMDes Berasama, pengelompokan desanya bisa disesuaikan dengan desa-desa terdekat,” paparnya.

Pemanfaatan BUMDes Bersama didasari amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa khususnya Pasal 91 dan 92 yang memberikan kesempatan kepada desa untuk melakukan kerjasama antar desa dengan membentuk BUMDes yang dimiliki dua desa atau lebih.

Mashud selanjutnya mengatakan sejauh ini Komisi A DPRD Tulungagung terus melakukan pemantauan dan pengumpulan informasi terkait PNPM Mandiri yang bakal berubah menjadi BUMDes. “Karena itu, ditengah kami inspeksi terkait ADD ke desa-desa seperti yang akan kami lakukan sekarang, kami juga melakukan pengumpulan informasi terkait PNPM Mandiri,” terangnya.

TINGGALKAN PESAN