Percepat Pembangunan Bidang Kepariwisataan

0
228
Kunjungan Komisi D ke Kota Batu yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Imam Kambali SE MSi, diterima oleh perwakilan dari Pemkot Batu, Kamis (9/2).

DPRD TULUNGAGUNG – Komisi D DPRD Tulungagung bertekad untuk sesegera mungkin membangun bidang kepariwisataan secara maksimal di Kota Marmer. Mereka pun melakukan kunjungan kerja ke Kota Batu guna mempercepat realisasi rencana bidang kepariwisataan tersebut.

Kunjungan kerja dilakukan, Kamis (9/2). Seluruh pimpinan dan anggota Komisi D DPRD Tulungagung  ikut dalam kunjungan kerja di kota yang berjuluk Kota Wisata Batu itu.

Ketua Komisi D DPRD Tulungagung, H Saiful Anwar SH, mengatakan kunjungan ke Pemkot Batu untuk lebih mengetahui pengelolaan pariwisata di Kota Batu. Apalagi pembangunan kepariwisataan Kota Batu sudah maju.

“Kota Batu terkait bidang pariwisata sudah lebih maju (dari Tulungagung). Karena itu, kami belajar dan membandingkan bagaimana pengelolaan kepariwisataan di Kota Batu,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan kepariwisataan sangat erat juga hubungannya dengan kesejahteraan masyarakat. Seperti yang terjadi di Kota Batu.

“Perkembangan pariwisata yang pesat sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kesejahteraan mereka menjadi meningkat. Contohnya di sektor agrowisata, utamanya apel,” paparnya.

Diakui Saiful Anwar yang politisi asal PDI Perjuangan ini, dalam upaya percepatan pembangunan kepariwisataan tidak bisa dilepas dari dukungan sektor lain. Di antaranya, ketersediaan infrastruktur dan UMKM.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Tulungagung, Suprapto SPt MMA dalam kunjungan kerja ke Kota Batu mengapresiasi aturan yang diterapkan Pemkot Batu pada instansi pemerintah yang melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Batu. “Mereka membuat regulasi jika ada instansi pemerintah melakukan kunjungan kerja ke Pemkot Batu diwajibkan untuk menginap di hotel yang berada di Kota Batu,” bebernya.

Selain itu, menurut Suprapto, yang patut dipelajari dari Pemkot Batu adalah soal menarik investor. “Pemkot Batu care (peduli/perhatian) terhadap investor, utamanya investor bidang pariwisata,” katanya.

TINGGALKAN PESAN