Terus Dorong Penggunaan Absen Sidik Jari

0
515
H Nurhamim.

DPRD TULUNGAGUNG – Guna lebih mendisplinkan PNS lingkup Pemkab Tulungagung, Komisi A DPRD Tulungagung terus mendorong Pemkab Tulungagung untuk menggunakan absen sidik jari (finger print)  bagi PNS setempat.

Anggota Komisi A DPRD Tulungagung, H Nurhamim SAg, Selasa (7/2), mengatakan wacana penggunaan absen sidik jari bagi PNS lingkup Pemkab Tulungagung sudah digulirlan sejak tiga tahun lalu. “Kami terus mendorong untuk menggunakan absen sidik jari karena alasan agar PNS dapat lebih berdisplin,” ujarnya.

Penggunaan absen sidik jari, lanjut dia, sudah terbukti dapat lebih mendisplinkan PNS saat bekerja. Para PNS akan datang dan pulang sesuai jam kantor.

“Ini yang saya lihat di institusi perguruan tinggi juga sudah berjalan. Seperti di IAIN Tulungagung. Di sana sudah pakai absen sidik jari dan hasilnya sepintas saya lihat menjadi lebih disiplin dosen dan karyawannya saat masuk kerja,” paparnya.

Namun demikian, ia juga menyadari jika PNS lingkup Pemkab Tulungagung sampai saat ini belum mendapat tunjangan kinerja. Bahkan uang makan pun PNS Tulungagung belum mendapatkannya. Hanya sebagian PNS guru yang telah lolos sertifikasi saja yang mendapat tunjangan sertifikasi.

Di beberapa daerah atau instansi pusat yang telah menerapkan absen sidik jari, menurut politisi Partai Demokrat ini, para PNS yang data absensinya tidak maksimal akan berpengaruh pada penerimaan besaran tunjangan kinerja atau uang makan. Semakin tidak maksimal akan semakin sedikit menerima tunjangan kinerja atau uang makan.

“Tetapi kedepan penerapan absensi sidik jari sudah harus dipikirkan untuk diterapkan pada PNS Pemkab Tulungagung. Apalagi Pemkab atau Pemkot se-Jatim sudah banyak yang melakukannya. Mudah-mudahan nanti ada tunjangan kinerja atau uang makan buat PNS Pemkab Tulungagung,” harapnya.

TINGGALKAN PESAN