Tegur Polindes Tanpa Pasang Listrik

0
313
Subani Sirab menunjukkan papan pengumuman pembangunan Polindes Desa Banjarsari saat sidak Komisi C DPRD Tulungagung pekan lalu.

DPRD TULUNGAGUNG- Pembangunan Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Banjarsari Kecamatan Ngantru mendapat sorotan dari Komisi C DPRD Tulungagung. Masalahnya, pembangunan tidak diikuti dengan pemasangan aliran listrik.

Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Subani Sirab, Senin (6/1), menyatakan sudah melakukan teguran pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung terkait pembangunan Polindes tersebut. “Kalau memang rekanannya tidak mau memasang aliran listrik jangan pakai rekanan itu lagi. Pakai rekanan yang lain saja,” ujarnya.

Teguran pada Dinas Kesehatan, menurut Subani, sudah disampaikan saat Komisi C DPRD Tulungagung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Polindes Desa Banjarsari Kecamatan Ngantru pekan lalu.

Politisi asal Partai Hanura ini, selanjutnya membeberkan, dari data yang diperolehnya, setiap pembangunan Polindes sudah diikuti dengan pemasangan aliran listrik. “Yang saya tahu saat pembangunan Polindes di Desa Gandong (Kecamatan Bandung) pembangunannya sudah dengan pemasangan listrik. Padahal nilai pembangunannya hanya Rp 164 juta. Bandingkan yang di Banjarsari nilainya sudah mencapai Rp 174 juta,” tuturnya.

Hal yang sama kata Subani terjadi di Desa Wates Kroyo Kecamatan Besuki. Polindes di desa tersebut juga belum terpasang aliran listrik saat pembangunannya selesai.

“Belum terpasangnya aliran listrik tentu saja akan memberatkan desa. Kalau desanya mampu tidak apa-apa. Yang menjadi masalah kalau desanya tidak mampu. Ini yang harus diperhatikan Dinas Kesehatan utamanya yang berwenang dalam pembangunan Polindes,” paparnya.

TINGGALKAN PESAN